PENELITIAN DALAM RANGKAIAN RESTORASI DI PURA AGUNG MANASA

Saring Konten

PENELITIAN DALAM RANGKAIAN RESTORASI DI PURA AGUNG MANASA


Balai Arkeologi Bali atas undangan masyarakat pengelola Pura Agung Manasa melaksanakan penelitian di pura tersebut dalam rangkaian restorasi pura, sehingga tetap dapat mempertahankan keaslian dari tinggalan yang ada di pura tersebut, termasuk gaya arsitekturnya. Masyarakat berharap melalui penelitian ini diketahui dan dipahami kekunaan, dan nilai-nilai yang terkandung tinggalan arkeologi di pura tersebut.

 

Dari hasil identifikasi ditemukan berbagai tinggalan, yaitu arca Ganesa yang sangat unik, yoni, jaladwara yang diperkirakan bersumber dari akhir abad ke-12 hingga awal abad ke-13. Selain itu ditemukan pula beberapa onggokan batu dengan batu berdiri di atasnya, diduga sebagai cikal bakal pembangunan pura ini. Perluasan dan pengembangan bangunan di pura ini pada masa itu menggunakan arsitektur Bali dengan ciri khas Bali Utara, kemudian dimodifikasi dengan mengadopsi pengaruh Eropa, Cina, dengan temuan batu padas bertuliskan sifat Budhis, gambaran kuda terbang, ujung gelung kori menyerupai mahkota. Pura ini telah direnovasi berkali-kali, dengan bukti-bukti berupa pertanggalan yang dipahatkan pada bagian-bagian bangunan, atau struktur yang diperbaiki.  Selain temuan di atas ditemukan pula tinggalan keramik asing dari Dinasti Yuan abad ke-13, dan Dinasti Ming abad ke-14.

 

Gambar 1. Tinggalan Arca Ganesa

 

Ditulis oleh: Nyoman Rema