PENELITIAN TINGGALAN ARKEOLOGI DI PURA PUSEH DESA ADAT SUBILANG, KECAMATAN PAYANGAN, KABUPATEN GIANYAR

Saring Konten

PENELITIAN TINGGALAN ARKEOLOGI DI PURA PUSEH DESA ADAT SUBILANG, KECAMATAN PAYANGAN, KABUPATEN GIANYAR


Pada tanggal 24 Mei 2021 tim peneliti dari Balai Arkeologi Bali melakukan peninjauan kepurbakalaan di Desa Adat Subilang, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini merupakan respon Balai Arkeologi Bali atas permintaan masyarakat desa setempat terkait dengan adanya benda-benda yang diduga cagar budaya. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan tim, Pura Puseh Desa Adat Subilang ternyata menyimpan banyak tinggalan arkeologi. Terdapat beberapa jenis tinggalan arkeologi yang berasal dari masa prasejarah hingga masa Bali Kuno.

Beberapa tinggalan yang bisa diidentifikasi berupa sarkofagus yang hanya menyisakan bagian tutup, fragmen Arca Ganesha, fragmen arca Nandi, arca perwujudan baik yang utuh maupun fragmentaris, dan komponen  bangunan. Tinggalan arkeologi yang ada di Pura Puseh Desa Adat Subilang relatif dalam kondisi yang baik dan terawat. Pada kesempatan kali ini Balai Arkeologi Bali mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Adat Subilang atas kepeduliannya dalam menjaga dan merawat tinggalan arkeologi yang ada di wilayah ini.

 

Oleh : I Putu Yuda, Ida Ayu Megasuari Indria, Gendro Keling, I Gede Arya Prima