TEMUAN CERUK PERTAPAAN DI DAS AYA

Saring Konten

TEMUAN CERUK PERTAPAAN DI DAS AYA


Pada tanggal 10 Pebruari 2021 tim dari Balai Arkeologi Provinsi Bali melaksanakan peninjauan lapangan atas laporan dari pengurus proyek pembangunan Bendungan Tamblang atas adanya temuan ceruk pada sebuah tegalan milik I Ketut Gerinda (77 tahun) tepatnya di pinggir Sungai Aya yang secara administrasi berada di Br. Dinas Kawanan, Desa Bila, Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng, Bali, yang secara astronomis  terletak pada 08.13457’S; 115.18817’ E, dengan ketinggian 200 m.dpl. Sebelumnya tim juga melaksanakan peninjuan lapangan ke DAS Aya atas adanya temuan sebuah sarkofagus dan dua terowongan air yang posisinya berada di perbatasan Kec. Sawan dan Kubutambahan.

 

Pada lahan milik keluarga Ketut Gerinda (77) tepatnya pada sisi timur tebing Sungai Aya, yang masuk pada Zona Green Belt Bendungan Tamblang, terdapat temuan ceruk,  yang sengaja dibuat, untuk keperluan tertentu. Ketut Gerinda (wawancara, 10-02-2021), mengatakan ceruk yang terpahat di batu berukuran panjang 7 meter dan tinggi 3 meter itu selama ini dipakai sebagai tempat penyimpanan kayu bakar, dan belum terpikir bahwa ceruk tersebut adalah ekofak bersejarah pada masanya, dikiranya adalah batu biasa, karena sebelumnya belum pernah adanya informasi terkait ceruk ini, baik oleh orang tuanya maupun masyarakat disekitarnya.  Setelah dilakukan penelitian ditemukan tiga ceruk, dengan ukuran berbeda. Dua buah ceruk yakni sebuah sudah rusak dan sebuah lagi masih utuh terdapat pada sebuah bongkahan tebing yang bergeser ke bawah akibat bencana alam. Sebuah ceruk lagi berupa fragmen di atas temuan dua ceruk tadi yang juga telah bergeser dari tebing di atasnya. Sebuah ceruk masih utuh diketahui dengan ukuran panjang 265cm, tinggi 125cm, lebar, 149cm., yang diduga digunakan sebagai tempat untuk mencari ketenangan atau bertapa pada jaman dahulu. Kalau ditarik benang merah dengan tinggalan sejarah lainnya di sekitar DAS Tukad Aya, ceruk ini diperkirakan berasal dari abad ke-11/12 atau zaman Bali Kuno. 

 

Untuk melihat detail foto lainnya, silahkan kunjungi galeri foto kami. 

 

Oleh: I Nyoman Rema