RUMAH PERADABAN KARANGASEM - 2020

RUMAH PERADABAN KARANGASEM - 2020


Rumah peradaban merupakan salah satu program kerja dari Balai Arkeologi Bali dalam hal memasyarakatkan hasil penelitian arkeologi. Rumah Peradaban merupakan media interaksi dan wadah informasi hasil-hasil penelitian arkeologi dalam upaya memperkokoh khasanah budaya bangsa serta pendidikan karakter bangsa untuk masyarakat dan pendidikan.

 

Kegiatan penyerahan alat peraga pendidikan dan buku pengayaan dalam rangka kegiatan Rumah Peradaban Karangasem tahun 2020 dilakukan pada tanggal 29 Agustus dan 1 September 2020. Sekolah yang menerima Alat Peraga pendidikan dan Buku Pengayaan yaitu: SMP N 4 Amlapura, SMP N 1 Manggis, SMP N 1 Rendang, SMP N 2 Sidemen, SMP N 3 Selat, SMP N 1 Kubu, SMP N 1 Abang, SMP N 4 Bebandem, SMP N 1 Amlapura, SMP N 5 Amlapura. Adapun jenis alat peraga sebagai media pendidikan yang diberikan adalah : buku pengayaan, replica artefak, video animasi alat peraga pendidikan (bilingual), video animasi proses pembuatan alat peraga, puzzle, dan poster. Selain itu juga diserahkan beberapa buku terbitan arkeologi dan banner sebagai media pojok arkeologi di sekolah-sekolah sasaran yang ditetapkan. Pojok arkeologi akan menjadi kegiatan berkala guna menjaga kesinambungan informasi arkeologi bagi siswa dan guru.

 

Kegiatan Sosialisasi Arkeologi merupakan salah satu rangkaian akhir kegiatan Rumah Peradaban Karangasem Tahun 2020 yang dilaksanakan pada Senin 7 September 2020. Dalam Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang Guru serta perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karangasem dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Karangasem. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Drs. I Gusti Made Suarbhawa (Kepala Balai Arkeologi Bali) dan I Nyoman Rema, S.S., M.Fil.H (Peneliti Balai Arkeologi Bali) dengan moderator Ati Rati Hidayah, S.S., M.A (Peneliti Balai Arkeologi Bali). Kegiatan ini berlangsung melalui aplikasi Zoom Meeting dan Live Streaming di Youtube. Melalui kegiatan sosialisasi arkeologi ini, diharapkan informasi arkeologi dapat diterima dengan baik, dan pemanfaatan alat peraga pendidikan dapat dilakukan secara optimal dalam proses belajar mengajar. Pandemi Covid 19 yang terjadi tahun ini, tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap mengupayakan alat peraga pendidikan dan buku pengayaan dapat diterima oleh siswa dan guru, tentunya dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan.

 

Pandemi Covid-19 yang terjadi tahun ini, tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap mengupayakan alat peraga pendidikan dan buku pengayaan dapat diterima oleh siswa dan guru, tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

Salam Rumah Peradaban,

Menungkap, Memaknai, Mencintai

Rumah Peradaban Serupa

RUMAH PERADABAN SUMBA - 2018

December 31, 2018

RUMAH PERADABAN SUMBA - 2018 Rumah Peradaban merupakan media interaksi dan wadah informasi hasil-hasil penelitian arkeologi dalam upaya memperkokoh khasanah budaya bangsa serta pendidikan karakter bangsa untuk masyarakat dan pendidikan. Kegiatan Rumah Peradaban Sumba di Situs Lambanapu merupakan kerjasama antara Pusat ...

Baca Selengkapnya

RUMAH PERADABAN KALIBUKBUK - 2018

December 31, 2018

RUMAH PERADABAN KALIBUKBUK - 2018 Kegiatan Rumah Peradaban Kalibubuk di Situs Candi Buddha Kalibukbuk merupakan kegiatan Rumah Peradaban kedua yang dilaksanakan oleh Balai Arkeologi di tahun 2018. Kegiatan ini dilaksanakan di Situs Candi Buddha Kalibukbuk, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Kegiat...

Baca Selengkapnya

RUMAH PERADABAN LAMBANAPU - 2019

May 06, 2019

RUMAH PERADABAN LAMBANAPU - 2019 Rumah Peradaban Lambanapu merupakan kerjasama antara Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dengan Balai Arkeologi Bali dan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Kegiatan ini melibatkan 550 orang siswa dan guru dari tingkat Sekolah Menengah Pertama hingga Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Sum...

Baca Selengkapnya

RUMAH PERADABAN BADUNG - 2019

September 02, 2019

RUMAH PERADABAN BADUNG - 2019 Rumah Peradaban Badung merupakan kerjasama antara Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dengan Balai Arkeologi Bali. Mengambil Tema Peradaban Bali dalam Pengelolaan Sumber Daya Air. Kegiatan ini melibatkan 550 orang siswa dan guru dari tingkat Sekolah Menengah Pertama hingga Sekolah Menengah...

Baca Selengkapnya